10 Negara ini punya jam kerja singkat, nggak sampai 6 jam sehari

Sydney/foto: unsplash.com/ @danfreemanphoto

Di Indonesia para pekerja rata-rata menghabiskan waktu 8 jam untuk kerja dalam satu hari. Waktu tersebut bisa bertambah jika ada lembur dan terpotong istirahat. Nggak hanya di Indonesia, beberapa negara di Asia juga memiliki jam kerja 8 jam.

Biasanya, negara-negara berkembang memang memiliki jam kerja relatif lebih lama. Beda dengan negara-negara maju. Di negara maju seperti Denmark, Swiss dan beberapa negara di Eropa, para pekerja hanya menghabiskan waktu kurang dari 6 jam sehari untuk bekerja.

Rata-rata di negara-negara ini, para pekerjanya aktif bekerja selama 5 hari dalam seminggu. Nggak hanya itu, para pekerja di negara-negara tersebut juga mendapat jatah cuti lebih banyak lho. Dilansir dari berbagai sumber pada Senin (2/8), berikut negara-negara dengan jam kerja tersingkat di dunia.

1. Belgia.

Brussels/foto: unsplash.com/Fran├žois Genon

Meski tanpa seorang presiden, Belgia mampu mendapat predikat sebagai negara paling seimbang di dunia. Laju pemerintahan di negara ini dinilai berjalan dengan baik karena mengandalkan penerapan sistem dan aturan yang jelas.

Di negara ini, para pekerjanya bisa bertahan dalam satu profesi untuk jangka waktu yang panjang. Mereka rata-rata hanya menghabiskan waktu selama 5 jam sehari. Para bekerja di Belgia juga diperbolehkan untuk beristirahat selama satu tahun. Meski begitu, mereka tetap mendapat tunjangan dari pemerintah.

2. Italia.

Venice/foto: unsplash.com/canmandawe

Nggak beda jauh dari Belgia, Italia memiliki jam kerja selama 5,1 jam dalam sehari. Di sana, para pekerjanya juga dibebaskan untuk membagi jam kerjanya sendiri.

3. Australia

Sydney/foto: unsplash.com/ @danfreemanphoto

Sudah sejak lama, Australia dikenal sebagai salah satu negara yang ramah untuk para pekerja. Di negara ini, para pekerjanya menghabiskan waktu rata-rata 36 jam dalam seminggu, yakni sekitar 5,1 jam dalam sehari untuk bekerja. Peraturan tersebut juga diimbangi dengan hak pekerja mendapatkan hari libur dan pesangon.

4. Swedia.

Stockholm/foto: unsplash.com/@jonflobrant

Demi meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan para pekerja, Swedia berani mengurangi jam kerja penduduknya. Di sana, para pekerja hanya menghabiskan waktu sebanyak 4 jam 40 menit dalam sehari untuk bekerja. Hal tersebut ternyata memberi dampak positif pada kinerja perusahaan di Swedia. Meski hanya memiliki jam kerja singkat, Swedia berhasil menjadi salah satu negara kompetitif di dunia.

5. Swiss.

Zurich/foto: unsplash.com/@rickspd

Negara yang dikenal dengan biaya hidup tinggi di dunia ini juga memberikan waktu kerja singkat bagi pekerjanya. Di Swiss, para pekerja rata-rata menghabiskan waktu 5 jam sehari untuk bekerja. Di negara ini, pemerintah selalu melibatkan serikat buruh dalam membuat kebijakan untuk para pekerja.

6. Jerman.

Berlin/foto: unsplash.com/Ansgar Scheffold

Sebagai salah satu negara paling maju di dunia, Jerman memberikan waktu rata-rata 4 jam sehari untuk para pekerjanya bekerja. Meski relatif singkat, namun hal tersebut nggak memengaruhi produktivitas mereka dalam bekerja.

7. Irlandia.

Cobh/foto: unsplash.com/@kristelhayes

Irlandia juga memberikan aturan jam kerja yang singkat bagi rakyatnya. Di sana, para pekerjanya hanya menghabiskan waktu 4,8 jam sehari untuk bekerja. Pemerintah memberikan kebijakan tersebut lantaran mayoritas penduduknya beralih jadi pekerja pertanian.

8. Norwegia.

Alesund/foto: unsplash.com/Samuel Han

Sebagai negara yang dikenal menjunjung perasaan empati tinggi, karena keadilan, kesetaraan dan rasa hormat, Norwegia menjadi negara yang cukup ramah untuk para pekerja. Di sana, para pekerja hanya menghabiskan waktu rata-rata 4,7 jam sehari.

Para pekerja pun diberikan jatah 21 hari untuk libur dalam setahun. Nggak hanya itu, mereka juga diperbolehkan untuk mengajukan libur dengan alasan memberikan waktu khusus untuk anak-anak mereka. Tertarik kerja di sana?

9. Denmark.

Kopenhagen/foto: unsplash.com/@avaluria

Di Denmark, terutama Kota Kopenhagen, para pekerjanya hanya menghabiskan waktu selama 4 jam dalam satu hari untuk bekerja. Jadwal kerja di negara satu ini juga cukup fleksibel. Para pekerjanya juga mendapat jatah libur lima minggu dalam setahun. Meski memiliki jam kerja singkat, Denmark menjadi negara dengan tingkat kemakmuran paling tinggi lho.

10. Belanda.

Rotterdam/foto: unsplash.com/@anikinearthwalker

Belanda juga bisa dibilang cukup memanjakan para pekerjanya nih. Di negara Kincir Angin tersebut, para pekerja hanya menghabiskan waktu 29 jam dalam seminggu, atau 4,1 jam dalam sehari buat bekerja. Bukan lima hari kerja, mayoritas para pekerja di negara ini hanya bekerja empat hari dalam seminggu. Mereka juga diberikan hak penuh atas hari liburanya.