Skip to content

10 Fakta Ashton Chen Sahabat Boboho yang Jarang Diketahui, Ternyata Anak ‘Sultan’

Bagi penggemar film Mandarin era 1990-an, sosok bocah jago kungfu yang kerap muncul bersama Boboho tentu sulit dilupakan. Karakter tersebut dimainkan oleh Ashton Chen atau Shi Xiaolong, aktor cilik yang dikenal dengan kemampuan bela dirinya dan sering tampil sebagai sosok yang melindungi Boboho dari berbagai masalah.

Lebih dari tiga dekade setelah film-film tersebut membuat namanya populer, Ashton Chen ternyata masih aktif berkarya di industri hiburan. Ia tak hanya menjadi aktor, tetapi juga mulai serius bekerja sebagai sutradara dan mengembangkan proyek-proyek laga miliknya sendiri. Dihimpun Keeping Times dari berbagai sumber, Senin (31/8), berikut sejumlah fakta Ashton Chen, sahabat Boboho yang kini telah berusia 38 tahun dan tetap aktif di dunia perfilman.

1. Nama Aslinya Chen Xiaolong

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Nama Ashton Chen mungkin lebih dikenal oleh penonton internasional, sedangkan di China ia populer dengan nama Shi Xiaolong atau 释小龙. Namun, nama lahir aktor kelahiran Dengfeng, Henan, China tersebut sebenarnya adalah Chen Xiaolong atau 陈小龙.

Ashton Chen lahir pada 6 Januari 1988. Kini, pada 2026, usianya telah menginjak 38 tahun. Dalam profil resminya di laman iQIYI, ia tercatat berprofesi sebagai aktor sekaligus sutradara dan dikenal sebagai salah satu mantan bintang cilik bela diri yang masih aktif berkarya hingga dewasa.

2. Anak Seorang “Sultan”

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Kehidupan keluarga Ashton Chen juga cukup menarik perhatian. Ayahnya, Chen Tongshan, bukan hanya dikenal sebagai praktisi bela diri, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan bisnis. Karena latar belakang inilah Ashton sejak lama kerap disebut berasal dari keluarga berada.

Dilaporkan bahwa Chen Tongshan tercatat memiliki sembilan perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari perfilman, kuliner, hingga penyebaran budaya bela diri. Ia juga berkaitan dengan pengelolaan sekolah bela diri berskala besar di Dengfeng.

3. Sudah Berlatih Kungfu Sejak Belum Genap Dua Tahun

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Kemampuan kungfu Ashton Chen yang terlihat begitu alami di layar ternyata berasal dari latihan yang dimulai sejak usianya masih sangat kecil. Ayahnya memang memiliki latar belakang kuat dalam seni bela diri sehingga Ashton sudah diperkenalkan dengan latihan fisik sejak masa kanak-kanak.

Bahkan sebelum berusia dua tahun Ashton sudah dibiasakan bangun sekitar pukul empat atau lima pagi untuk menjalani latihan dasar seperti peregangan dan melatih kelenturan tubuh. Latihan keras sejak kecil tersebut kemudian menjadi fondasi kemampuan bela dirinya ketika mulai memasuki dunia perfilman beberapa tahun kemudian.

4. Menjadi Bintang Film Sejak Usia Enam Tahun

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Ashton Chen mulai dikenal luas ketika masih berusia sekitar enam tahun. Tahun 1994 menjadi salah satu titik penting dalam kariernya setelah ia membintangi film komedi laga yang dikenal secara internasional sebagai Shaolin Popey bersama Jimmy Lin dan Steven Hao.

Penampilan Ashton sebagai bocah dengan kemampuan kungfu yang luar biasa langsung mencuri perhatian. Pada tahun yang sama, ia juga muncul dalam Shaolin Popey II, yang semakin memperkuat citranya sebagai bintang cilik spesialis bela diri. Popularitas dua film tersebut kemudian membuka jalan bagi Ashton untuk membintangi banyak produksi lain selama era 1990-an.

5. Kariernya Tidak Berhenti di Film Boboho

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Di Indonesia, nama Ashton Chen memang sangat lekat dengan film-film yang dibintangi Steven Hao alias Boboho. Padahal perjalanan kariernya jauh lebih panjang. Setelah sukses sebagai bintang cilik, ia terus muncul dalam berbagai film dan serial televisi China.

Beberapa proyek yang turut membesarkan namanya antara lain Shaolin Popey II, Young Justice Bao, The Heaven Sword and Dragon Saber, hingga The Founding of an Army. Pada 2024, Ashton juga menyutradarai sekaligus membintangi film laga Drunken Fist After Party. Memasuki 2026, aktivitasnya di industri film bahkan masih terus berlanjut.

6. Mengurangi Aktivitas di Dunia Hiburan untuk Sekolah di Amerika Serikat

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Di tengah kesibukannya sebagai salah satu bintang cilik populer, Ashton Chen pernah memilih mengurangi aktivitas di dunia hiburan. Setelah menjalani karier yang padat sejak masih anak-anak, ia melanjutkan pendidikannya di Amerika Serikat.

Ashton menempuh pendidikan di sekolah internasional seni di Manhattan. Ia kemudian kembali aktif ke industri hiburan sekitar 2009. Keputusan tersebut membuat perjalanan kariernya sedikit berbeda dibandingkan masa kecilnya yang nyaris selalu diisi dengan kegiatan syuting film dan serial televisi.

7. Memiliki Hobi Bermain Golf

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Selain dunia film dan bela diri, Ashton Chen memiliki sisi kehidupan lain yang jauh dari aktivitas kungfu di lokasi syuting. Salah satu kegiatan yang beberapa kali terlihat dalam unggahan media sosialnya adalah bermain golf.

Fakta tersebut sebenarnya sudah cukup lama diketahui penggemarnya. Ashton beberapa kali membagikan aktivitas bermain golf melalui akun Instagram @ashtonchen_peace. Hobi tersebut memperlihatkan sisi lain Ashton ketika sedang tidak sibuk melakukan latihan bela diri maupun terlibat dalam produksi film.

8. Masih Berteman Baik dengan Boboho (Steven Hao)

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Hubungan Ashton Chen dengan Steven Hao menjadi salah satu hal yang selalu membuat penggemar film Boboho bernostalgia. Ketika masih kecil, keduanya membentuk pasangan karakter yang begitu ikonik. Steven Hao tampil sebagai bocah lucu dan usil, sementara Ashton biasanya menjadi bocah pendiam dengan kemampuan kungfu luar biasa.

Keduanya kemudian benar-benar kembali terlibat dalam proyek yang sama setelah dewasa. Ashton dan Steven Hao tercatat menjadi pemain dalam film Detective Chen yang dirilis pada 2022. Film tersebut juga dibintangi Collin Chou, Liu Tianzuo, Norman Chui, Huang Qiao, dan Neison.

9. Tak Lagi Hanya Aktor, Ashton Chen Kini Juga Menjadi Sutradara

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Perjalanan Ashton Chen di dunia perfilman kini tidak hanya berlangsung di depan kamera. Ia mulai semakin aktif mengambil peran di belakang layar sebagai sutradara, terutama untuk proyek-proyek yang memadukan laga, misteri, dan bela diri.

Dalam Detective Chen yang dirilis pada 2022, Ashton bahkan tercatat sebagai sutradara sekaligus pemeran. Cerita tersebut kemudian dikembangkan lagi melalui Detective Chen 2 pada 2026. Sekuel tersebut kembali disutradarai Ashton Chen dan menampilkan dirinya bersama Liu Tianzuo, Huang Qiao, Chunyu Shanshan, dan sejumlah pemain lainnya.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bagaimana karier Ashton berubah setelah lebih dari tiga dekade berkecimpung di industri hiburan. Dari seorang bocah jago kungfu yang menjadi daya tarik utama film-film keluarga era 1990-an, ia kini mulai memiliki kontrol yang lebih besar dalam proses kreatif sebuah film.

10. Di Usia 38 Tahun, Membintangi Film Laga Bersama Iko Uwais

foto: Instagram/@ashtonchen_peace

Memasuki usia 38 tahun, Ashton Chen ternyata belum meninggalkan genre yang membesarkan namanya. Salah satu proyek terbarunya pada 2026 adalah film laga Wings of Dread, yang menjadi semakin menarik bagi penonton Indonesia karena turut dibintangi aktor laga Tanah Air, Iko Uwais.

Dalam film tersebut, Ashton Chen memainkan karakter Gu Chaoyang, seorang polisi udara yang harus menghadapi aksi pembajakan dalam sebuah penerbangan. Sementara itu, Iko Uwais tampil sebagai sosok yang berada di pihak berlawanan dengannya. Wings of Dread disutradarai Qin Pengfei bersama Ashton Chen, sehingga Ashton kembali menjalankan pekerjaan di depan sekaligus di belakang kamera.

Kemunculannya dalam proyek tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa perjalanan karier Ashton Chen tidak berhenti bersama kenangan film Boboho. Lebih dari 30 tahun setelah menjadi bintang cilik, ia masih mempertahankan identitasnya sebagai aktor laga sembari memperluas perannya menjadi sutradara. Sosok Xiaolong yang dahulu dikenal sebagai bocah kecil jago kungfu kini telah berkembang menjadi salah satu pelaku film laga China yang memiliki pengalaman panjang di industri hiburan.

Penulis: Banu Widiasmara

Artikel telah diperbarui pada 31 Agustus 2026.