Dalam beberapa tahun terakhir, industri film India telah menunjukkan kebangkitan luar biasa di kancah global. Dari film epik historis hingga aksi spionase berteknologi tinggi, Bollywood kini menantang dominasi perfilman internasional dengan karya-karya berskala besar. Di tengah gelombang kebangkitan ini, Dhurandhar muncul sebagai fenomena baru yang berhasil memecahkan berbagai rekor box office, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Film yang dibintangi Ranveer Singh ini tidak hanya memikat penonton lewat alur penuh ketegangan dan aksi mendebarkan, tetapi juga menandai kembalinya formula klasik film Bollywood — bintang besar, emosi kuat, dan pesan patriotik — yang dikemas dengan gaya sinema global. Hebatnya lagi, Dhurandhar mampu melampaui ekspektasi meski menghadapi persaingan ketat dari film-film raksasa seperti Sultan dan Pushpa 2: The Rule.
Keberhasilan Dhurandhar terasa semakin luar biasa karena film ini tidak dirilis di Timur Tengah, salah satu pasar luar negeri terbesar untuk film India. Namun, tanpa dukungan dari wilayah strategis tersebut, film ini tetap berhasil menembus daftar 15 besar film India dengan pendapatan internasional tertinggi — sebuah prestasi yang menegaskan kekuatan daya tarik global Bollywood masa kini.
Mendobrak Batas di Box Office
Dhurandhar telah mencatatkan pendapatan domestik mencapai ₹776,75 crore (bersih) dan sekitar ₹932 crore (kotor), menjadikannya film Bollywood pertama yang menembus angka ₹800 crore di pasar India. Sementara itu, di pasar luar negeri, film ini telah mengumpulkan lebih dari 31 juta dolar AS, dengan total pendapatan global mendekati ₹1.215 crore. Angka tersebut menempatkan Dhurandhar sangat dekat dengan RRR, yang mengakhiri masa tayangnya di sekitar ₹1.230 crore — hanya selisih kecil yang menandakan betapa kuatnya performa film ini di pasar global.
Salah satu faktor utama keberhasilan Dhurandhar adalah kombinasi antara narasi spionase berstandar internasional dan penampilan karismatik Ranveer Singh sebagai agen rahasia India bernama Hamza. Film ini memadukan elemen ketegangan politik dengan aksi spektakuler yang diambil di berbagai lokasi dunia, menciptakan pengalaman sinematik yang terasa modern sekaligus emosional. Dukungan aktor papan atas seperti Akshaye Khanna, Arjun Rampal, Sanjay Dutt, dan R. Madhavan turut memperkaya kualitas dramatiknya.
Kesuksesan film ini memberikan pesan kuat bagi industri Bollywood: film dengan tema nasionalisme yang dikemas secara global mampu menarik penonton lintas budaya. Tanpa rilis di Timur Tengah saja, Dhurandhar sudah mampu mengalahkan Sultan dan Pushpa 2 dalam pendapatan luar negeri. Jika film ini dirilis di wilayah tersebut, banyak analis yakin angka USD 40 juta di pasar internasional akan mudah dicapai. Dengan prestasi ini, Dhurandhar bukan hanya film sukses secara komersial, tetapi juga simbol evolusi sinema India menuju panggung dunia.
