Salman Khan selalu punya cara untuk mencuri perhatian publik. Bukan hanya lewat deretan filmnya di Bollywood, tetapi juga dari kisah hidupnya yang penuh warna, mulai dari perjalanan karier hingga berbagai kontroversi yang mengiringinya.
Salah satu bagian yang cukup menyentuh adalah cerita masa kecilnya. Di balik sosoknya yang kini dikenal kuat dan karismatik, ternyata tersimpan luka yang tak banyak diketahui. Saat usianya baru menginjak 10 tahun, Salman kecil harus menerima kenyataan pahit, di mana sang ayah memutuskan untuk menikah lagi. Momen itu menjadi titik yang meninggalkan jejak emosional mendalam dalam hidupnya.
Karier ayah Salman Khan
Salim Abdul Rashid Khan, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Salim Khan, adalah salah satu sosok penting di balik gemerlapnya dunia perfilman Hindi. Namanya melejit saat ia berduet dengan Javed Akhtar dalam pasangan legendaris Salim–Javed, duo yang berhasil membawa standar baru dalam penulisan skenario di Bollywood.
Di masanya, Salim Khan bukan sekadar penulis biasa. Ia termasuk pelopor yang berhasil mengangkat profesi penulis skenario ke level yang lebih bergengsi dan dihormati. Tak heran, karya-karyanya begitu berpengaruh dan mendapat tempat istimewa, terutama di kalangan para selebriti.
Salah satu bukti nyata pengaruhnya terlihat dari perjalanan karier Amitabh Bachchan. Lewat naskah-naskah kuat yang ditulis Salim Khan, Amitabh berhasil melambung menjadi aktor besar. Film-film seperti Seeta Aur Geeta, Zanjeer, Deewar, Sholay, Trishul, hingga Don bukan hanya sukses di pasaran, tapi juga menjadi karya ikonik yang terus dikenang hingga sekarang.
Kehidupan pribadi Salim Khan
Di balik gemilangnya karier Salim Khan, kehidupan pribadinya juga tak kalah menyita perhatian publik. Ia menikah dengan Sushila Charak, yang lebih dikenal dengan nama Salma Khan. Dari pernikahan ini, keduanya dikaruniai empat anak: Salman Khan, Arbaaz Khan, Sohail Khan, dan Alvira Khan. Selain itu, keluarga ini juga mengadopsi seorang anak perempuan, Arpita Khan, yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga mereka.
Namun, perjalanan rumah tangga Salim tidak selalu berjalan mulus. Keputusannya untuk menikah lagi dengan Helen sempat mengguncang keluarga, terutama anak-anaknya. Salman Khan termasuk yang paling merasakan dampaknya. Dalam sebuah wawancara dengan Filmfare, Salman pernah mengungkapkan betapa berat momen tersebut baginya.
Ia mengaku tak sanggup melihat kesedihan sang ibu. Meski tidak melarang, Salma Khan tak bisa menyembunyikan luka yang ia rasakan. Salman kecil bahkan merasa tersiksa melihat ibunya menunggu sang ayah pulang dengan perasaan yang campur aduk.
“Saya tidak tahan melihat ibu tidak bahagia. Dia sangat sakit hati ketika ayah saya menikah lagi. Saya benci melihatnya menunggu ayah pulang. Tapi seiring waktu, ibu mulai belajar menerima. Ayah juga menjelaskan bahwa dia tetap mencintai ibu dan akan selalu ada untuk kami. Saat itu usia saya sekitar 10 tahun, dan butuh waktu lama bagi kami untuk benar-benar menerima Bibi Helen. Sekarang, dia sudah menjadi bagian dari keluarga kami,” ujar Salman Khan dihimpun dari bollywoodshaadis.com.
Kisah cinta Salim Khan dan Helen
Pada pertengahan 1960-an, Salim Khan dikenal sebagai sosok yang bukan cuma jago menulis cerita, tapi juga punya kepedulian besar terhadap orang-orang di sekitarnya, termasuk sesama rekan di perfilman. Salah satunya adalah Helen. Saat itu, Salim membantu Helen mendapatkan berbagai kesempatan kerja di Bollywood. Dari situ, hubungan profesional mereka mulai terjalin dengan cukup erat.
Lama-kelamaan, kedekatan itu berubah jadi perasaan yang lebih dalam. Memasuki akhir tahun 70-an, hubungan mereka tak lagi sekadar urusan pekerjaan. Salim, yang saat itu sudah berkeluarga, memutuskan untuk serius dengan Helen. Hingga akhirnya, pada tahun 1980, keduanya resmi menikah, sebuah keputusan yang tentu tidak mudah dan penuh dinamika.
Dalam sebuah wawancara, Helen pernah jujur soal perasaan bersalah yang ia rasakan di awal pernikahan. Ia sadar betul bahwa ia mencintai pria yang sudah memiliki istri dan anak. Bahkan, kehadirannya sempat sulit diterima, terutama oleh Salman Khan yang masih berusaha memahami situasi saat itu.

foto: Instagram/@beingsalmankhan
“Fakta bahwa Salim adalah pria yang sudah menikah memang mengganggu saya, dan saya merasa bersalah pada awalnya. Ada sesuatu tentang Salim yang membedakannya dari pria-pria lain di industri ini. Saya sangat menghormatinya karena dia berusaha membantu saya tanpa mencoba mengeksploitasi saya,” ujar Helen.
Tapi seiring waktu, semuanya perlahan berubah. Hubungan yang awalnya terasa canggung mulai mencair. Bukan hanya Salma, tapi juga anak-anaknya akhirnya bisa menerima Helen sebagai bagian dari keluarga. Kini, Helen bahkan selalu hadir di momen-momen penting keluarga, termasuk perayaan ulang tahun pernikahan Salma dan Salim Khan.

foto: Instagram/@beingsalmankhan
Menariknya lagi, hubungan mereka sekarang justru terasa hangat. Salim pernah bercerita kalau Salman Khan sangat menyayangi Helen. Bahkan, setiap kali Salman membelikan hadiah untuk ibunya, ia selalu ingat untuk membeli hadiah yang sama untuk Helen. Hal sederhana, tapi cukup menunjukkan bahwa waktu memang bisa menyembuhkan dan mengubah segalanya menjadi lebih baik.
