Sara Ali Khan Pilih Menunggu yang Tepat daripada Terburu-buru

Sara Ali Khan Pilih Menunggu yang Tepat daripada Terburu-buru

Sara Ali Khan berbicara blak-blakan soal pernikahan, hubungan, dan pilihan untuk tidak terburu-buru dalam urusan pribadi. Di tengah perhatian publik terhadap kehidupan selebritas muda, pernyataan Sara terasa menonjol karena ia memilih sudut pandang yang lebih realistis: menunggu orang yang tepat, fokus pada diri sendiri, dan tidak menjadikan pernikahan sebagai syarat untuk merasa utuh.

Sara Ali Khan dan Pandangan Soal Pernikahan

Dalam sebuah wawancara, Sara mengatakan bahwa pengalaman hidup membentuk cara pandangnya terhadap hubungan. Ia menyebut bahwa pernikahan tidak selalu berjalan mulus dan karena itu lebih baik menunggu pasangan yang benar daripada menikah karena tekanan waktu atau lingkungan.

“Kamu adalah hasil dari pengalaman dan apa yang kamu lihat di sekelilingmu. Dengan risiko yang terdengar terlalu serius, aku melihat bahwa pernikahan juga bisa gagal. Jadi lebih baik menunggu dan menikah dengan orang yang tepat. Dan ketika itu terjadi, itulah waktu yang tepat,” ujar Sara.

Sara juga menegaskan bahwa ia tidak sedang mencari sosok yang bisa “melengkapi” dirinya, “Aku baik-baik saja tanpa harus menikah. Aku tidak merasa perlu ‘dilengkapi’. Aku tidak mencari seseorang untuk melengkapiku.”

Fokus pada Karier, dan Tidak Terburu-buru Soal Hati

Selain soal pernikahan, Sara juga menekankan bahwa saat ini ia ingin fokus bekerja. Ia juga baru saja terlihat dalam proyek Pati Patni Aur Woh Do, dan pernyataannya tentang hubungan datang sejalan dengan citra dirinya sebagai aktris yang sedang aktif membangun karier. Ia memberi sinyal bahwa prioritasnya sekarang adalah tumbuh secara profesional sebelum memikirkan langkah pribadi yang lebih besar.

“Dan saat ini, aku ingin bekerja. Sementara itu, kalau memang orang yang tepat harus datang, dia akan datang. Aku benar-benar percaya bahwa pekerjaan yang dilakukan terburu-buru hasilnya tidak baik. Jadi aku berusaha untuk tidak tergesa-gesa dalam hal seperti ini,” jelas Sara.

Menariknya, ketika ditanya soal dirinya sendiri dalam sebuah hubungan, Sara menjawab dengan nada jujur sekaligus percaya diri. Ia mengaku kadang bisa terlalu banyak berpikir dalam kepala sendiri, tetapi menganggap itu sebagai urusan internal yang tidak harus membebani orang lain. Di sisi lain, ia bahkan menyebut dirinya sebagai “green flag,” sebuah pernyataan yang menambah warna ringan pada wawancara yang cukup reflektif ini.