Aksi ekstrem kembali jadi sorotan di industri Bollywood. Kali ini, giliran Ranveer Singh yang mencuri perhatian lewat proyek film Dhurandhar: The Revenge. Adegan klimaks film tersebut disebut benar-benar menggunakan ledakan nyata dalam skala besar—bukan sekadar trik visual berbasis CGI.
Ledakan Nyata tanpa Efek Digital
Penggunaan efek praktis atau practical effects memang bukan hal baru di dunia perfilman, tetapi skala yang diungkap dalam produksi Dhurandhar: The Revenge tergolong ambisius. Supervisor efek khusus (SFX) menyebut bahwa adegan ledakan melibatkan hingga 500 liter bahan bakar serta tambahan material peledak yang dirancang secara khusus untuk kebutuhan sinematik.
Pendekatan ini dipilih untuk menghadirkan visual yang lebih autentik dan intens di layar. Ledakan nyata dinilai mampu memberikan detail yang sulit ditiru oleh efek digital, seperti pantulan cahaya, serpihan debris, hingga dinamika api yang lebih organik. Tak heran jika sejumlah sineas masih mengandalkan metode ini demi menghasilkan pengalaman menonton yang lebih imersif.
Namun demikian, keputusan untuk tidak menggunakan CGI sepenuhnya juga menjadi strategi pemasaran tersendiri. Label “tanpa efek digital” sering kali menjadi daya tarik tambahan bagi penonton yang menginginkan sensasi aksi yang terasa lebih nyata dan mendebarkan.
Terapkan Standar Keamanan Ketat
Meski terdengar ekstrem, proses syuting adegan ini tidak dilakukan secara sembarangan. Tim produksi disebut menerapkan perencanaan yang sangat detail, mulai dari penentuan titik ledakan hingga jalur pergerakan aktor. Semua dihitung dengan presisi untuk memastikan keselamatan di tengah adegan berisiko tinggi tersebut.
Ranveer Singh sendiri dikabarkan berada cukup dekat dengan titik ledakan saat pengambilan gambar berlangsung. Namun, hal ini bukan berarti tanpa perlindungan. Dalam praktik industri film, adegan seperti ini biasanya melibatkan koordinasi ketat antara tim stunt, ahli piroteknik, serta penggunaan perlengkapan keselamatan khusus untuk meminimalkan risiko.
Pernyataan dari tim SFX bahkan menyebut adegan ini sebagai salah satu tantangan terbesar dalam hal keamanan selama produksi. Hal ini menunjukkan bahwa di balik visual spektakuler yang ditampilkan di layar, terdapat kerja teknis yang kompleks dan penuh kehati-hatian.
