Imtiaz Ali Kembali ke Kisah Cinta Lewat Heer Ranjha, Apa yang Berbeda Kali Ini?

Imtiaz Ali Kembali ke Kisah Cinta Lewat Heer Ranjha

Setelah bertahun-tahun sejak perilisan Laila Majnu, duo kreatif di baliknya kini bersiap menghadirkan kisah cinta legendaris lain ke layar lebar. Proyek bertajuk Heer Ranjha langsung memantik rasa penasaran publik, terutama karena diumumkan tepat di momen Hari Valentine.

Kolaborasi antara Imtiaz Ali dan Ektaa Kapoor ini bukan sekadar proyek nostalgia. Bersama sutradara Sajid Ali, mereka berambisi membangun kembali semesta romansa klasik dengan pendekatan yang lebih relevan bagi generasi sekarang. Namun di tengah euforia pengumuman, satu hal masih menjadi tanda tanya besar: siapa yang akan memerankan Heer dan Ranjha versi baru ini?

Reuni yang Bangun Romansa Baru

Keputusan Imtiaz Ali dan Ektaa Kapoor untuk kembali bekerja sama bukan tanpa alasan. Laila Majnu yang dirilis pada 2018 memang tidak langsung menjadi box office besar, tetapi dalam beberapa tahun terakhir film tersebut mendapatkan status cult dan dipuja karena kedalaman emosinya. Banyak penonton muda menemukan kembali film itu lewat platform digital, sehingga reputasinya justru tumbuh seiring waktu.

Melihat respons tersebut, tim kreatif tampaknya membaca peluang untuk memperluas eksplorasi kisah cinta tragis yang berakar pada legenda klasik Asia Selatan. Heer Ranjha tidak diposisikan sebagai sekuel langsung, melainkan sebagai kelanjutan spiritual—sebuah upaya membangun “semesta romansa” yang terinspirasi dari kisah-kisah legendaris yang telah hidup ratusan tahun dalam budaya populer.

Dalam pernyataannya, proyek ini disebut akan tetap menghormati akar budaya dan nilai klasik, tetapi dikemas dengan bahasa emosional yang lebih dekat dengan generasi Gen Z. Artinya, penonton tidak hanya disuguhi tragedi cinta, tetapi juga dinamika relasi modern, konflik personal, dan kompleksitas psikologis yang lebih aktual.

Misteri Casting

Di tengah antusiasme pengumuman, perhatian publik langsung tertuju pada siapa yang akan memerankan Ranjha. Nama Rohit Saraf sempat ramai diberitakan sebagai kandidat utama. Beberapa laporan bahkan menyebut ia sudah “dikunci” untuk peran tersebut, sementara karakter Heer akan dimainkan oleh pendatang baru.

Namun laporan eksklusif dari salah satu media besar menyebutkan bahwa proses casting masih berlangsung dan belum ada keputusan final. Klarifikasi ini membuat situasi semakin menarik, karena menunjukkan bahwa produksi masih berada pada tahap awal pengembangan karakter.

Ketidakpastian ini justru menjadi strategi promosi yang efektif. Spekulasi publik tentang siapa yang paling cocok memerankan pasangan legendaris ini terus bergulir di media sosial. Jika melihat rekam jejak Laila Majnu yang dahulu memperkenalkan wajah-wajah segar, bukan tidak mungkin Heer Ranjha kembali menjadi panggung lahirnya bintang baru.

Antara Legenda Klasik dan Sensibilitas Generasi Baru

Kisah Heer dan Ranjha sendiri merupakan salah satu legenda cinta paling tragis dalam sastra Punjabi, setara dengan Romeo dan Juliet dalam tradisi Barat. Tantangan terbesar bagi tim kreatif adalah bagaimana menghidupkan kembali cerita yang sudah begitu dikenal tanpa terasa repetitif.

Pendekatan yang diisyaratkan adalah reinterpretasi, bukan sekadar adaptasi ulang. Dengan gaya penceritaan khas Imtiaz Ali yang cenderung introspektif dan puitis, film ini diprediksi akan menggali sisi emosional karakter secara lebih mendalam. Penonton kemungkinan akan diajak menyelami perjalanan cinta yang tidak hanya soal takdir dan tragedi, tetapi juga tentang pilihan, identitas, dan kebebasan individu.

Jika strategi ini berhasil, Heer Ranjha bisa menjadi babak baru dalam kebangkitan drama romantis Bollywood. Di tengah dominasi film aksi dan thriller, kisah cinta klasik yang dikemas modern berpotensi menciptakan ruang baru bagi romansa yang lebih berani dan relevan.