Industri hiburan global kerap dipenuhi kisah sukses individu yang tampak berdiri sendiri di puncak kariernya. Namun, di balik gemerlap sorotan kamera Hollywood, ada perjalanan panjang yang dibangun oleh banyak sosok sebelum mereka. Hal inilah yang disampaikan oleh Priyanka Chopra saat berbicara dalam forum internasional, ketika ia dengan rendah hati mengakui bahwa keberhasilannya menembus industri perfilman Barat bukanlah semata hasil perjuangan pribadi.
Dalam kesempatan tersebut, bintang global asal India itu secara terbuka menyebut nama Aishwarya Rai dan Irrfan Khan sebagai figur penting yang lebih dulu membuka jalan bagi aktor India di panggung dunia. Pernyataan ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat bahwa representasi Asia Selatan di Hollywood merupakan hasil perjuangan lintas generasi.
Jejak Para Perintis yang Membantu Karier
Priyanka menyampaikan bahwa dirinya “berdiri di atas bahu para raksasa”, sebuah ungkapan yang menggambarkan bagaimana fondasi karier internasionalnya telah diletakkan oleh para pendahulu. Aishwarya Rai, yang lebih dulu menjajal proyek internasional dan tampil di berbagai ajang bergengsi dunia, dinilai membantu memperkenalkan wajah dan talenta India kepada audiens global. Keberanian Rai menerima tantangan lintas industri menjadi salah satu titik awal terbukanya peluang bagi generasi berikutnya.
Sementara itu, sosok Irrfan Khan disebut sebagai aktor yang berhasil menembus batas bahasa dan budaya lewat kualitas aktingnya yang diakui dunia. Lewat peran-perannya di film internasional, Irrfan tidak hanya membuktikan bahwa aktor India mampu bersaing secara global, tetapi juga memperluas persepsi Hollywood terhadap talenta Asia Selatan. Konsistensinya dalam memilih proyek berkualitas menjadikan namanya dihormati di dua industri sekaligus.
Pengakuan Priyanka ini memperlihatkan sisi reflektif seorang bintang global yang memahami pentingnya sejarah dan kesinambungan. Ia tidak memosisikan dirinya sebagai pionir tunggal, melainkan bagian dari perjalanan panjang representasi India di perfilman dunia. Sikap tersebut sekaligus mempertegas bahwa kesuksesan di industri global bukanlah lompatan instan, melainkan hasil dari kerja kolektif, keberanian, dan ketekunan para perintis yang datang lebih dahulu.
