Keputusan menghadirkan Ranbir Kapoor sebagai sosok Lord Ram dalam proyek ambisius Ramayana sempat memicu perdebatan panas di kalangan publik. Tidak sedikit yang meragukan kecocokan sang aktor untuk memerankan figur yang begitu sakral dan dihormati dalam budaya India. Di tengah gelombang kritik tersebut, sutradara Nitesh Tiwari akhirnya angkat bicara dan menjelaskan alasan di balik pilihan yang menuai pro dan kontra ini.
Sebagai salah satu film paling dinantikan, Ramayana membawa ekspektasi besar, baik dari sisi artistik maupun nilai budaya. Publik tidak hanya menunggu visual megah, tetapi juga penggambaran karakter yang autentik. Karena itu, pemilihan aktor untuk peran utama menjadi sorotan tajam, terutama ketika menyangkut tokoh legendaris seperti Lord Ram.
Alasan di Balik Pilihan Ranbir Kapoor
Nitesh Tiwari menegaskan bahwa pemilihan Ranbir Kapoor bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan. Ia melihat kemampuan Ranbir dalam menampilkan emosi secara halus sebagai kekuatan utama yang sangat dibutuhkan untuk karakter Lord Ram. Sosok Ram dikenal bukan sebagai figur yang ekspresif secara berlebihan, melainkan pribadi yang tenang, terkendali, dan memiliki kedalaman batin yang kuat—sesuatu yang dinilai Tiwari mampu diwujudkan oleh Ranbir.
Selain aspek emosional, Tiwari juga menyoroti keseimbangan antara kekuatan fisik dan kelembutan karakter yang dimiliki Ranbir. Peran Lord Ram menuntut aura kepemimpinan sekaligus sisi humanis yang mendalam. Dalam pandangan sang sutradara, kombinasi tersebut jarang ditemukan, dan Ranbir dianggap sebagai pilihan yang paling mendekati visi yang diinginkan.
Meski demikian, Tiwari menyadari bahwa persepsi publik tidak mudah diubah, terutama karena citra Ranbir di film-film sebelumnya yang cenderung modern dan kompleks. Namun, ia tetap yakin bahwa performa di layar nantinya akan menjadi jawaban terbaik atas segala keraguan. Pada akhirnya, keberhasilan casting ini akan ditentukan bukan oleh ekspektasi awal, melainkan oleh bagaimana karakter tersebut dihidupkan dalam film.
