Skip to content

Cara Menghilangkan Bau Kulkas yang Menyengat, Ada yang Sering Luput Dibersihkan

Bau kulkas yang menyengat sering kali baru disadari ketika pintunya dibuka. Aroma tersebut bisa berasal dari makanan yang basi, tumpahan minuman, bahan makanan beraroma kuat, atau sisa kotoran yang menempel di sudut-sudut yang jarang diperhatikan. Jika hanya ditutupi dengan pengharum, bau biasanya akan kembali karena sumber masalahnya belum dihilangkan.

Karena itu, cara menghilangkan bau kulkas sebaiknya tidak hanya berfokus pada membuat aromanya lebih wangi. Bagian dalam kulkas perlu diperiksa dan dibersihkan secara menyeluruh, termasuk rak, laci, dinding bagian dalam, serta karet pintu. Berikut cara yang bisa dilakukan, yang dihimpun Keeping Times dari berbagai sumber, Selasa (29/9).

Cari Sumber Bau Sebelum Membersihkan Kulkas

Langkah pertama adalah mencari tahu dari mana bau berasal. Jangan langsung memasukkan bahan penyerap bau sebelum memeriksa isi kulkas karena aroma menyengat biasanya memiliki sumber tertentu.

Periksa satu per satu makanan yang tersimpan, terutama makanan matang, sayuran, buah, produk susu, daging, ikan, dan bahan makanan yang sudah lama berada di dalam kulkas. Perhatikan pula wadah yang tutupnya kurang rapat karena aroma makanan dapat menyebar ke seluruh ruang penyimpanan.

Selain makanan, cek juga bagian bawah wadah dan rak. Cairan dari makanan atau minuman yang tumpah terkadang mengalir ke celah rak dan mengering tanpa terlihat jelas. Sisa cairan tersebut dapat menjadi salah satu penyebab aroma tidak sedap terus bertahan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Durian di Kulkas, Trik Sederhana agar Aromanya Tidak Menempel Lama

Buang Makanan yang Sudah Basi atau Rusak

Setelah sumber bau ditemukan, segera pisahkan makanan yang sudah basi, berubah tekstur, berjamur, atau mengeluarkan aroma yang tidak semestinya. Jangan mempertahankan makanan hanya karena kemasannya masih terlihat baik jika kondisinya sudah meragukan.

Periksa pula makanan yang berada dalam wadah tertutup. Wadah yang tampak bersih dari luar belum tentu isinya masih layak disimpan. Jika makanan sudah rusak, menghilangkan baunya dari kulkas tanpa membuang sumbernya hanya akan membuat proses pembersihan menjadi sia-sia.

Untuk makanan yang masih layak dikonsumsi, pastikan penyimpanannya menggunakan wadah yang tertutup rapat. Bahan makanan dengan aroma kuat sebaiknya tidak dibiarkan terbuka karena baunya dapat berpindah ke makanan lain.

Keluarkan Isi Kulkas dan Bersihkan Rak

Jika bau cukup kuat, keluarkan isi kulkas agar seluruh bagian di dalamnya dapat diperiksa. Kelompokkan makanan yang masih layak disimpan dan jangan biarkan bahan yang mudah rusak berada terlalu lama di luar pendinginan.

Rak dan laci yang bisa dilepas sebaiknya dikeluarkan untuk dibersihkan secara terpisah. Cuci menggunakan air dan sabun lembut, kemudian bilas sampai tidak ada sisa sabun. Setelah itu, keringkan sebelum dipasang kembali.

Jangan lupa memeriksa bagian bawah laci, sudut rak, dan celah tempat rak dipasang. Tumpahan makanan dapat masuk ke bagian tersebut dan menghasilkan aroma yang sulit hilang meskipun permukaan utama kulkas terlihat bersih.

Lap Dinding dan Sudut Bagian Dalam Kulkas

Setelah rak dikeluarkan, bersihkan dinding bagian dalam kulkas menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi. Fokuskan perhatian pada area yang memiliki noda, sisa makanan, atau bekas tumpahan.

Hindari menyiramkan air atau cairan pembersih langsung ke dalam kulkas. Gunakan kain yang sudah dibasahi dan diperas sehingga cukup lembap untuk mengangkat kotoran tanpa membuat bagian dalam kulkas terlalu basah.

Untuk noda yang menempel, biarkan kain lembap menempel beberapa saat agar kotoran melunak. Setelah itu, lap perlahan. Cara ini lebih aman daripada menggosok permukaan dengan benda kasar yang berpotensi merusak lapisan bagian dalam.

Bersihkan Karet Pintu yang Sering Terlewat

Karet pintu kulkas juga perlu diperiksa ketika bau tidak kunjung hilang. Lipatan pada seal dapat menyimpan remah makanan, cairan, debu, dan kelembapan yang sulit terlihat ketika pintu tertutup.

Gunakan kain lembap untuk membersihkan permukaan dan sela-sela lipatan. Jika terdapat kotoran yang sulit dijangkau, sikat berbulu lembut dapat digunakan secara perlahan. Hindari benda tajam karena dapat merusak karet dan mengganggu kemampuan pintu menutup rapat.

Setelah dibersihkan, keringkan bagian tersebut sampai tidak ada air yang tertinggal di dalam lipatan. Kelembapan yang terus bertahan dapat membuat area karet kembali kotor dan berpotensi menimbulkan masalah serupa.

Baca Juga: Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Menghitam dan Berjamur, Hilangkan Noda Tanpa Ribet

Gunakan Baking Soda untuk Membantu Menyerap Bau

Baking soda dapat digunakan sebagai salah satu pilihan sederhana untuk membantu mengurangi aroma tidak sedap di dalam kulkas. Letakkan sedikit baking soda dalam wadah terbuka yang bersih, kemudian tempatkan di area yang tidak mengganggu penyimpanan makanan.

Baking soda bukan pengganti proses membersihkan kulkas. Jika ada makanan basi atau tumpahan yang menjadi sumber bau, sumber tersebut tetap harus dihilangkan terlebih dahulu. Bahan penyerap bau baru digunakan setelah kulkas dalam kondisi bersih.

Ganti baking soda secara berkala jika aromanya kembali terasa atau bahan tersebut sudah terlalu lama digunakan. Gunakan wadah yang stabil dan tidak mudah tumpah agar bubuk tidak berceceran ke dalam kulkas.

Coba Bahan Penyerap Bau Lain yang Praktis

Selain baking soda, beberapa bahan rumah tangga juga kerap digunakan untuk membantu mengurangi aroma yang tertinggal. Salah satunya adalah arang aktif yang memang dikenal sebagai bahan penyerap berbagai senyawa penyebab bau.

Kopi bubuk juga sering digunakan sebagai pilihan untuk membantu mengurangi aroma tidak sedap. Namun, penggunaan bahan beraroma kuat perlu dipertimbangkan karena kopi sendiri memiliki aroma yang dapat memengaruhi bau ruang penyimpanan.

Apa pun bahan yang dipilih, letakkan dalam wadah terbuka yang aman dan jangan sampai bersentuhan langsung dengan makanan. Jika bau berasal dari sumber yang masih berada di dalam kulkas, bahan penyerap hanya akan membantu sementara.

Periksa Makanan yang Aromanya Sangat Kuat

Makanan tertentu dapat meninggalkan aroma yang jauh lebih kuat dibandingkan bahan makanan lainnya. Durian, ikan, makanan berbumbu tajam, bawang, dan makanan fermentasi misalnya, dapat membuat aroma kulkas bertahan meskipun sumber makanannya sudah dikeluarkan.

Simpan makanan beraroma kuat dalam wadah kedap udara. Jika memungkinkan, gunakan wadah yang benar-benar memiliki penutup rapat dan tidak mudah terbuka ketika kulkas bergerak atau pintunya dibuka-tutup.

Untuk kasus tertentu, seperti bau durian, penanganannya memang perlu lebih fokus karena aroma dapat tertinggal setelah buah dikeluarkan. Keeping Times juga telah membahas cara khusus menghilangkan bau durian dari kulkas.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Ikan di Dalam Kulkas, Sumber Amisnya Bisa Tersembunyi di Bagian Ini

Bersihkan Juga Bagian Bawah dan Belakang Kulkas

Jika bagian dalam sudah dibersihkan tetapi bau masih terasa, pemeriksaan dapat diperluas ke area luar ruang penyimpanan. Bagian bawah kulkas, area belakang, dan lantai di sekitarnya dapat menyimpan debu, kotoran, atau sisa makanan.

Bersihkan lantai di sekitar kulkas dan periksa apakah terdapat tumpahan atau bahan makanan yang jatuh di bawahnya. Jika kulkas memiliki baki penampung air yang dapat diakses sesuai petunjuk produsen, periksa juga bagian tersebut.

Untuk bagian belakang kulkas yang berhubungan dengan komponen listrik atau mesin, jangan menggunakan air secara sembarangan. Ikuti petunjuk perawatan dari produsen agar proses pembersihan tidak menimbulkan risiko kerusakan.

Keringkan Kulkas Sebelum Diisi Kembali

Setelah semua bagian dibersihkan, pastikan permukaan bagian dalam, rak, dan laci benar-benar kering sebelum dikembalikan. Kelembapan yang tersisa dapat membuat area tertentu kembali kotor dan menimbulkan aroma kurang sedap.

Pasang kembali rak dan laci pada posisi yang benar. Setelah itu, masukkan kembali makanan yang masih layak disimpan. Gunakan wadah tertutup untuk makanan matang dan bahan makanan yang memiliki aroma kuat.

Sebelum memasukkan makanan, manfaatkan kesempatan ini untuk mengatur ulang isi kulkas. Letakkan bahan makanan dengan rapi sehingga tidak terlalu mudah tumpah dan setiap produk lebih mudah diperiksa tanggal serta kondisinya.

Hindari Kebiasaan yang Membuat Bau Kulkas Cepat Kembali

Bau kulkas lebih mudah muncul jika kebersihan dan penyimpanan makanan tidak diperhatikan secara rutin. Karena itu, setelah berhasil membersihkannya, beberapa kebiasaan sederhana perlu diterapkan.

  • Jangan menyimpan makanan basi atau makanan yang kondisinya sudah meragukan.
  • Gunakan wadah tertutup untuk makanan matang dan makanan beraroma kuat.
  • Segera bersihkan tumpahan makanan atau minuman.
  • Jangan memasukkan makanan dalam kondisi wadah masih bocor atau terbuka.
  • Periksa isi kulkas secara berkala agar bahan makanan tidak terlupakan.
  • Bersihkan rak dan laci sebelum kotoran menumpuk.
  • Periksa karet pintu dan bagian lipatannya.
  • Hindari menjejalkan terlalu banyak makanan sehingga proses mengambil dan memeriksa isi kulkas menjadi sulit.
  • Jangan menggunakan pengharum yang aromanya terlalu kuat untuk sekadar menutupi bau.
  • Ikuti petunjuk perawatan khusus dari produsen kulkas.

Periksa Bagian yang Tidak Terlihat

Bau yang tetap menyengat meskipun isi kulkas sudah dikeluarkan dan bagian dalamnya dibersihkan perlu mendapat perhatian lebih. Bisa jadi sumber aroma berada pada bagian yang tidak langsung terlihat atau ada cairan yang masuk ke celah tertentu.

Periksa kembali rak, laci, karet pintu, bagian bawah kulkas, dan area sekitarnya. Jangan hanya membersihkan bagian yang terlihat karena satu sumber bau yang terlewat dapat membuat aroma kembali menyebar.

Jika terdapat tanda kerusakan pada bagian kulkas, bau yang tidak biasa dari komponen tertentu, atau masalah yang tidak dapat ditemukan melalui pembersihan biasa, sebaiknya periksa petunjuk penggunaan perangkat atau pertimbangkan bantuan teknisi. Membersihkan kulkas secara berlebihan tanpa mengetahui sumber masalah justru dapat menyebabkan kerusakan pada komponennya.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apa penyebab kulkas tiba-tiba bau menyengat?

Penyebabnya bisa berupa makanan basi, tumpahan makanan atau minuman, makanan beraroma kuat, kotoran di sela rak, maupun bagian karet pintu yang lembap dan kotor.

2. Apakah baking soda bisa menghilangkan bau kulkas?

Baking soda dapat digunakan untuk membantu mengurangi aroma tidak sedap, tetapi sumber bau tetap harus dibersihkan atau dibuang terlebih dahulu.

3. Mengapa bau kulkas masih ada meski sudah dibersihkan?

Kemungkinan masih terdapat sumber bau yang terlewat, seperti tumpahan di bawah laci, sela rak, lipatan karet pintu, atau area di sekitar kulkas.

4. Berapa kali kulkas sebaiknya dibersihkan?

Frekuensi pembersihan dapat disesuaikan dengan penggunaan dan kondisi kulkas, tetapi pemeriksaan isi dan pembersihan tumpahan sebaiknya dilakukan segera agar kotoran tidak menumpuk.

5. Apakah makanan berbau kuat bisa membuat makanan lain ikut bau?

Bisa. Aroma dari makanan tertentu dapat menyebar di ruang tertutup, terutama jika makanan tersebut tidak disimpan dalam wadah yang tertutup rapat.