Pecinta film Bollywood lawas tentu sudah tidak asing dengan Shashi Kapoor. Yap aktor yang bersinar di era 60 an ini menjadi salah satu bintang paling dikagumi. Bukan karena kariernya saja, melain paras tampannya. Selain itu, Shashi juga dikenal dengan pribadi menyenangkan. Tak heran jika dia menjadi idola pada masanya.
Shashi Kapoor memulai debut aktingnya lewat film Dharmputra pada 1961. Setelah itu dia pun tampil di sejumlah film lainnya, seperti Sharmeelee, Jab Jab Phool Khile, Dil Ne Pukara, Haseena Maan Jayegi, Kanyadaan, Pyar Ka Mausam, dan Bombay Talkie.

Kehidupan Shashi Kapoor tampak sempurna usai menikah dengan seorang wanita yang aktif sebagai anggota grup teater Prithvi, Jennifer Kendal pada 1958. Namun di pertengahan pernikahannya, pasangan ini mulai dihadapkan dengan perihal keuangan. Kehidupan yang tadinya terlihat begitu sempurna dan indah, berubah menjadi beban berat bagi Shashi dan keluarganya.
Perjalanan hidup pahit ini pernah diceritakan langsung putra Shashi Kapoor, yakni Kunal Kapoor. Seperti yang diketahui, Shashi tutup usia pada 2017, dalam momen mengenang sang ayah, Kunal menceritakan pengalaman pahit sang ayah.
Kunal mengatakan, ayahnya mengalami masalah untuk mendapatkan lawan main lantaran dianggap pendatang baru. Hal ini membuat sederet aktris India pada masa itu tidak ingin beradu akting dengannya.

“Ketika ayahku diperkenalkan sebagai aktor utama di Dharamputra, tidak ada aktris yang mau bekerja dengan pendatang baru. Nanda adalah satu-satunya aktris yang setuju untuk bekerja dengannya meskipun dia seorang bintang terkenal pada waktu itu,” ujar Kunal Kapoor.
Kunal juga menyampaikan, ayahnya tidak tertarik dengan profesi sutradara, dia merasa cukup mumpuni sebagai seorang aktor. Shashi bisa dikatakan memang cukup percaya diri pada profesinya sebagai seorang aktor, sehingga tidak tertarik menjajal profesi lain. Kunal juga mengatakan, beberapa lagu hits milik Shashi Kapoor masih dianggap klasik hingga saat ini.
Pada era 60-an, di tengah kariernya yang cukup bersinar sebagai aktor, ternyata Shashi Kapoor memiliki masalah dengan finansial. Meski dicintai banyak orang, namun dia kesulitan mendapatkan peran di film.
Kala itu Shashi mengalami krisis keuangan, dia pun menjual sejumlah barang berharganya, salah satunya mobil sport. Jennifer Kendal juga melakukan hal serupa untuk membantu perekonomian keluarga. Tak selamanya buruk, memasuki 1971, kehidupan Shashi Kapoor dan keluarga mulai membaik.
Shashi melewati masa-masa sulit, tidak hanya soal finansial, namun juga masalah emosional dan kesehatan. Akibatnya, kondisi Shashi semakin memburuk dari hari ke hari. Ditambah lagi setelah 26 tahun kebahagiaan perkawinan, Jennifer Kendal meninggal dunia pada 1984. Hal itu membuat Shashi terpukul dan merasa sebagian hidupnya telah hilang.

Sejak saat itu, Shashi tak lagi mengontrol kehidupannya. Dia pun terus dipengaruhi alkohol dan hidup dalam kondisi menyedihkan. Kisah cinta tragis ini membuat banyak orang tersentuh, mereka seperti bisa merasakan bagaimana tekanan batin melanda Shashi Kapoor usai kepergian sang istri. Baginya harta masih bisa dicari, namun kehilangan Jennifer Kendal adalah bentuk kehancuran.
Penulis: Dina Lutfia
