Kontroversi lagu Sarke Chunar yang dibawakan Nora Fatehi masih menjadi sorotan publik India. Setelah menuai kritik karena dianggap terlalu vulgar dan merendahkan perempuan, aktris sekaligus penari tersebut akhirnya mengambil langkah damai dengan menyampaikan permintaan maaf kepada National Commission for Women (NCW). Tak hanya itu, Nora juga berjanji akan membiayai pendidikan anak perempuan yatim sebagai bentuk tanggung jawab sosial di tengah polemik yang berkembang.
Kontroversi Lagu “Sarke Chunar”
Lagu Sarke Chunar Teri Sarke dari film KD: The Devil belakangan ramai diperbincangkan di media sosial hingga memicu perhatian lembaga pemerintah India. Sejumlah pihak menilai lirik dan koreografi dalam lagu tersebut terlalu sensual serta dianggap mengeksploitasi citra perempuan demi kepentingan hiburan semata.
Situasi semakin memanas setelah National Commission for Women memanggil Nora Fatehi beserta pihak terkait untuk memberikan klarifikasi. Langkah NCW ini disebut sebagai bentuk sikap tegas terhadap konten hiburan yang dinilai tidak sensitif terhadap isu perempuan. Di tengah tekanan publik yang terus meningkat, nama Nora pun menjadi pusat perdebatan antara kebebasan berekspresi dan batas moral dalam industri hiburan India.
Meski mendapat banyak kritik, sebagian penggemar tetap membela Nora dengan menyebut bahwa konsep lagu tersebut masih sejalan dengan gaya khas Bollywood yang kerap menampilkan dance number glamor dan sensual. Namun, besarnya perhatian media membuat kontroversi ini berkembang menjadi isu nasional yang melibatkan aspek budaya hingga politik sosial.
Permintaan Maaf Nora Fatehi
Di hadapan NCW, Nora Fatehi akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara tertulis. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat menyinggung pihak mana pun melalui penampilannya di lagu tersebut. Sikap kooperatif Nora dinilai sebagai langkah penting untuk meredam polemik yang semakin luas.
“Saya memang hadir di hadapan Komisi, dan saya telah meminta maaf. Itu hanyalah situasi yang saya hadapi, dan sama sekali tidak ada niat untuk menyinggung siapa pun. Namun tentu saja, sebagai seorang artis saya harus bertanggung jawab. Saya benar-benar sudah meminta maaf, dan kami juga telah menyelesaikan semuanya secara tertulis,” ujar Nora.
Nora juga mengungkapkan komitmennya untuk membiayai pendidikan anak perempuan yatim. Keputusan ini langsung menarik perhatian publik karena dianggap sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus upaya memperbaiki citranya di tengah badai kontroversi.
“Mereka sangat baik dan banyak membantu. Sangat penting bagi kita untuk bisa memberi kembali kepada masyarakat. Jadi, saya memutuskan bahwa kami akan mensponsori pendidikan beberapa anak perempuan yatim. Itulah tujuan kami setelah masalah ini selesai,” tambahnya.
