Skip to content

Cara Membuat Masker Lidah Buaya untuk Bekas Jerawat dan Noda Hitam

Bekas jerawat berwarna cokelat atau kehitaman sering kali membutuhkan waktu cukup lama untuk memudar, bahkan ketika jerawat yang menjadi pemicunya sudah tidak muncul lagi. Kondisi inilah yang membuat berbagai perawatan rumahan, termasuk masker lidah buaya, cukup menarik untuk dicoba karena bahannya mudah ditemukan dan penggunaannya relatif sederhana.

Meski begitu, masker lidah buaya sebaiknya tidak dipandang sebagai cara instan untuk menghapus bekas jerawat. Manfaatnya perlu disesuaikan dengan jenis bekas yang muncul, cara pengolahannya pun harus tepat agar kulit tidak justru mengalami iritasi yang dapat membuat noda semakin terlihat. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengoleskan gel lidah buaya ke wajah.

Apakah Lidah Buaya Bisa Menghilangkan Bekas Jerawat dan Noda Hitam?

Sebelum membuat masker, kenali dahulu seperti apa bekas jerawat yang ingin dirawat. Bercak datar berwarna cokelat, kehitaman, merah, atau keunguan yang muncul setelah jerawat sembuh sebenarnya tidak selalu termasuk jaringan parut. Mengutip dari American Academy of Dermatology, bahwa bercak datar setelah jerawat dapat berupa post-inflammatory hyperpigmentation atau hiperpigmentasi pascainflamasi, sedangkan bekas jerawat yang sesungguhnya dapat berbentuk cekungan maupun jaringan yang menonjol.

Perbedaan tersebut penting karena masker rumahan tidak dapat memperbaiki seluruh jenis bekas jerawat dengan cara yang sama. Bopeng atau bekas jerawat yang menyebabkan perubahan tekstur kulit, misalnya, biasanya membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan noda datar kehitaman. Karena itu, penggunaan masker lidah buaya lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari perawatan kulit, bukan sebagai pengganti prosedur untuk memperbaiki jaringan parut.

National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) menyebutkan bahwa sejumlah penelitian kecil menemukan penggunaan gel lidah buaya secara topikal bersama terapi lain mungkin membantu kondisi jerawat. Namun, bukti mengenai berbagai manfaat lidah buaya lainnya masih terbatas, sehingga klaim bahwa masker ini pasti dapat menghilangkan noda hitam atau bekas jerawat secara cepat tidak memiliki dasar yang cukup kuat.

Baca Juga: Tanpa Disadari, 9 Rutinitas Mencuci Muka Ini Justru Bisa Merusak Kulit

Bahan untuk Membuat Masker Lidah Buaya

Cara yang paling sederhana adalah menggunakan gel lidah buaya tanpa mencampurkannya dengan terlalu banyak bahan lain. Semakin banyak bahan tambahan yang digunakan, semakin sulit pula mengetahui penyebabnya apabila kulit mengalami kemerahan, rasa terbakar, gatal, atau reaksi lainnya.

Untuk membuat masker lidah buaya sederhana, siapkan:

  • Satu potong daun lidah buaya segar yang sudah dicuci bersih.
  • Mangkuk kecil yang bersih.
  • Sendok bersih.
  • Pisau bersih untuk mengupas daun.
  • Air bersih untuk membilas gel.

Sebagai alternatif, gel lidah buaya siap pakai juga dapat digunakan. Periksa terlebih dahulu daftar kandungannya dan utamakan produk yang memang ditujukan untuk penggunaan pada kulit serta tidak mengandung terlalu banyak tambahan pewangi atau bahan yang sebelumnya diketahui membuat kulit sensitif.

Jika menggunakan tanaman segar, bagian yang dipakai adalah gel bening di dalam daun. Jangan langsung menghaluskan seluruh daun beserta kulit dan getahnya. Bagian gel dalam dan bagian luar daun lidah buaya memiliki komposisi berbeda, sementara penggunaan aloe secara topikal juga dapat menimbulkan dermatitis kontak, rasa terbakar, atau reaksi kulit pada sebagian orang.

Cara Membuat Masker Lidah Buaya untuk Bekas Jerawat dan Noda Hitam

Masker ini tidak membutuhkan campuran yang rumit. Fokus utamanya justru memastikan gel yang digunakan bersih dan tidak tercampur bagian daun yang tidak diperlukan.

Berikut cara membuat masker lidah buaya:

  1. Cuci daun lidah buaya sampai bersih
    Bersihkan permukaan daun menggunakan air mengalir untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
  2. Potong bagian pangkal dan sisi daun
    Buang bagian berduri dengan hati-hati agar lebih mudah mengambil gel di dalamnya.
  3. Kupas kulit luar lidah buaya
    Pisahkan bagian berwarna hijau dari daging gel yang bening.
  4. Ambil hanya gel yang jernih
    Hindari menggunakan cairan atau getah kekuningan yang berada dekat kulit daun.
  5. Bilas gel yang sudah diambil
    Membilas gel membantu membersihkan sisa getah yang mungkin masih menempel.
  6. Haluskan menggunakan sendok
    Gel dapat dihancurkan sampai teksturnya lebih lembut sehingga mudah diaplikasikan pada wajah. Tidak harus menggunakan blender apabila hanya membuat dalam jumlah sedikit.
  7. Gunakan dalam keadaan segar
    Ambil secukupnya untuk satu kali pemakaian sehingga tidak perlu membuat masker dalam jumlah berlebihan.

Baca Juga: Cara membuat masker dari lidah buaya dan timun, simpel dan aman

Untuk pemilik kulit yang baru pertama kali menggunakan lidah buaya, sebaiknya jangan langsung mencampurkan madu, minyak esensial, lemon, jeruk nipis, atau bahan aktif lainnya. Formula sederhana memudahkan untuk mengetahui bagaimana kulit bereaksi terhadap lidah buaya.

Cara Menggunakan Masker Lidah Buaya di Wajah

Sebelum diaplikasikan ke seluruh wajah, lakukan tes pada area kulit yang kecil terlebih dahulu. Cara ini sangat berguna terutama bagi orang yang memiliki riwayat kulit sensitif atau mudah mengalami reaksi setelah mencoba produk baru. Jika muncul rasa terbakar yang kuat, gatal, kemerahan, atau bentol, jangan melanjutkan penggunaan pada wajah.

Jika kulit tidak menunjukkan reaksi yang mengkhawatirkan, bersihkan wajah terlebih dahulu menggunakan pembersih yang lembut. Tidak perlu melakukan scrubbing sebelum maskeran karena gesekan dan eksfoliasi berlebihan justru dapat membuat kulit lebih mudah mengalami iritasi.

Oleskan gel lidah buaya tipis-tipis pada wajah atau area yang memiliki noda bekas jerawat. Hindari area mata, bibir, serta kulit yang sedang terluka. Untuk pemakaian pertama, membiarkannya sekitar 5–10 menit lalu membilasnya sudah cukup sebagai pendekatan yang lebih hati-hati karena tidak ada durasi khusus yang terbukti secara medis harus digunakan agar lidah buaya dapat memudarkan noda hitam.

Setelah masker dibersihkan menggunakan air, tepuk wajah perlahan dengan handuk bersih tanpa menggosoknya. Lanjutkan dengan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit. Jika digunakan pada pagi atau siang hari, tetap gunakan tabir surya karena perlindungan dari sinar matahari merupakan bagian penting dalam perawatan noda kehitaman.

Seberapa Sering Masker Lidah Buaya Sebaiknya Digunakan?

Tidak ada frekuensi masker lidah buaya yang terbukti paling efektif untuk menghilangkan bekas jerawat pada semua orang. Kondisi kulit setiap orang berbeda, sehingga penggunaan lebih sering tidak otomatis membuat noda hitam memudar lebih cepat.

Sebagai langkah awal, masker dapat dicoba satu hingga dua kali dalam seminggu sambil memperhatikan reaksi kulit. Apabila setelah beberapa kali pemakaian kulit terasa semakin kering, gatal, panas, atau kemerahan, penggunaan sebaiknya dihentikan meskipun lidah buaya sering dianggap sebagai bahan alami yang lembut.

Sebaliknya, jangan langsung meningkatkan frekuensi hanya karena tidak melihat perubahan setelah beberapa kali penggunaan. Hiperpigmentasi setelah jerawat memang membutuhkan waktu untuk memudar. Menambahkan terlalu banyak perawatan sekaligus malah berisiko menyebabkan iritasi baru dan membuat proses perawatan semakin sulit dievaluasi.

Jangan Andalkan Lidah Buaya Saja

Masker dapat menjadi bagian tambahan dalam rutinitas, tetapi perawatan noda hitam setelah jerawat sebaiknya tidak berhenti pada penggunaan lidah buaya. Salah satu hal terpenting adalah mengendalikan jerawat aktif karena setiap jerawat baru berpotensi meninggalkan bercak baru setelah peradangannya mereda.

Perlindungan terhadap sinar matahari juga sangat berperan. Paparan ultraviolet dapat membuat hiperpigmentasi terlihat semakin gelap dan memperlambat proses memudarnya warna. Gunakan tabir surya broad-spectrum secara rutin pada kulit yang terpapar matahari dan pilih formula non-comedogenic apabila kulit mudah berjerawat.

Selain itu, tersedia bahan perawatan kulit dengan bukti yang lebih kuat untuk membantu mengatasi jerawat atau hiperpigmentasi, seperti retinoid, azelaic acid, niacinamide, atau bahan lain sesuai kondisi kulit. Namun, jangan memasukkan banyak bahan aktif sekaligus jika belum mengetahui toleransi kulit karena iritasi justru dapat memperburuk masalah pigmentasi.

Baca Juga: 15 Cara membuat masker tomat, mudah dan bisa bikin wajah glowing

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apakah masker lidah buaya boleh digunakan setiap hari?
Tidak harus. Mulailah satu hingga dua kali seminggu dan perhatikan respons kulit karena pemakaian terlalu sering belum tentu memberikan hasil lebih cepat.

2. Berapa lama masker lidah buaya sebaiknya didiamkan di wajah?
Untuk penggunaan awal, sekitar 5–10 menit sudah cukup sebelum dibilas. Tidak ada durasi khusus yang terbukti dapat membuat noda hitam hilang lebih cepat.

3. Apakah lidah buaya bisa menghilangkan bopeng bekas jerawat?
Tidak dapat diandalkan untuk menghilangkan bopeng karena bopeng merupakan perubahan struktur kulit, bukan sekadar noda kehitaman.

4. Apakah masker lidah buaya boleh dicampur lemon atau jeruk nipis?
Sebaiknya tidak, terutama pada kulit sensitif dan berjerawat karena bahan yang sangat asam berpotensi mengiritasi kulit.

5. Berapa lama noda hitam bekas jerawat bisa hilang?
Waktunya berbeda pada setiap orang dan dipengaruhi kedalaman pigmentasi, warna kulit, paparan matahari, jerawat baru, serta perawatan yang digunakan.