Skip to content

Cara Membuat Masker Lidah Buaya untuk Kulit Kering, Simpel dan Mudah Dipraktikkan di Rumah

Kulit kering sering terasa tertarik setelah mencuci wajah, tampak kasar, mudah mengelupas, atau terasa kurang nyaman ketika menggunakan produk tertentu. Selain memperbaiki rutinitas pelembap, sebagian orang memilih perawatan rumahan dengan bahan sederhana seperti lidah buaya untuk memberikan sensasi sejuk dan membantu menjaga kenyamanan permukaan kulit. Meski demikian, bahan alami tetap perlu digunakan dengan hati-hati karena tidak semua kulit memberikan respons yang sama.

Masker lidah buaya untuk kulit kering dapat dibuat dengan langkah sederhana tanpa perlu mencampurkan terlalu banyak bahan dapur yang justru berpotensi mengiritasi wajah. Hal terpenting adalah menggunakan bagian gel yang bersih, memperhatikan reaksi kulit, serta tetap menggunakan pelembap sebagai bagian utama perawatan kulit kering.

Dihimpun Keeping Times dari berbagai sumber, berikut cara membuat dan menggunakan masker lidah buaya secara lebih aman, Jumat, (5/9).

Apakah Lidah Buaya Cocok untuk Kulit Kering?

Lidah buaya atau Aloe vera mempunyai bagian dalam daun berupa gel bening yang banyak digunakan dalam produk kosmetik dan perawatan kulit. Teksturnya yang ringan dan mengandung banyak air membuat gel lidah buaya terasa menyegarkan ketika diaplikasikan pada kulit. Namun, penggunaan lidah buaya sebaiknya dipandang sebagai perawatan tambahan, bukan pengganti pelembap yang memang dirancang untuk mempertahankan air di dalam kulit.

National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) menyebut penggunaan gel lidah buaya secara topikal umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Meski demikian, pada sebagian orang tetap dapat muncul rasa terbakar, gatal, ruam, atau reaksi menyerupai eksim. Artinya, label “alami” tidak otomatis membuat suatu bahan cocok untuk setiap jenis kulit.

Bagi pemilik kulit kering, fokus utama sebaiknya tetap menjaga lapisan pelindung kulit dan mengurangi kehilangan kelembapan. Mengutip dari American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan penggunaan pelembap, terutama krim atau salep yang lebih kaya daripada losion, serta memilih produk lembut dan bebas pewangi apabila kulit mudah kering atau mengalami iritasi.

Baca Juga: Cara membuat masker dari lidah buaya dan timun, simpel dan aman

Bahan untuk Membuat Masker Lidah Buaya

Cara paling sederhana membuat masker lidah buaya untuk kulit kering sebenarnya tidak membutuhkan banyak bahan. Semakin banyak bahan tambahan yang dicampurkan, semakin sulit pula mengetahui penyebabnya apabila kulit kemudian terasa perih atau muncul kemerahan.

Siapkan bahan berikut:

  • 1 pelepah lidah buaya yang masih segar
  • Air bersih untuk mencuci
  • Pisau dan sendok yang bersih
  • Mangkuk kecil yang bersih
  • Pelembap wajah bebas pewangi yang biasa digunakan setelah maskeran

Jika tidak memiliki tanaman lidah buaya, gel aloe vera siap pakai juga dapat dipilih. Periksa komposisinya dan utamakan produk yang tidak banyak mengandung pewangi atau bahan lain yang sebelumnya diketahui membuat kulit mudah iritasi.

Untuk kulit kering dan sensitif, tidak perlu terburu-buru menambahkan lemon, baking soda, scrub kasar, minyak esensial, atau bahan dengan sifat eksfoliasi kuat ke dalam masker. Kulit yang kering lebih mudah terasa perih ketika lapisan pelindungnya sedang terganggu, sehingga formula sederhana biasanya lebih mudah dikontrol.

Baca Juga: Tanpa Disadari, 9 Rutinitas Mencuci Muka Ini Justru Bisa Merusak Kulit

Cara Menyiapkan Gel Lidah Buaya Segar

Jika menggunakan lidah buaya langsung dari tanaman, bagian yang dibutuhkan adalah gel bening di tengah daun, bukan cairan kuning yang berada dekat kulit luarnya. Daun aloe memang mempunyai bagian gel dan bagian latex berwarna kekuningan yang komposisinya berbeda.

Berikut langkah menyiapkannya:

  1. Cuci pelepah lidah buaya hingga bersih.
    Bersihkan tanah, debu, atau kotoran yang mungkin menempel di permukaan daun sebelum mulai memotongnya.
  2. Potong bagian pangkal dan sisi berduri.
    Gunakan pisau bersih agar proses mengambil gel menjadi lebih mudah.
  3. Biarkan cairan kekuningan keluar.
    Setelah daun dipotong, jangan langsung mengoleskan seluruh isi daun ke wajah. Pisahkan gel bening dari bagian latex atau getah kekuningan di dekat kulit daun.
  4. Kupas kulit hijau daun.
    Ambil hanya bagian gel bening yang berada di tengah.
  5. Bilas gel dengan air bersih.
    Langkah ini membantu membersihkan sisa cairan dari bagian luar daun yang masih menempel.
  6. Haluskan gel secukupnya.
    Gel dapat dihancurkan menggunakan sendok atau alat bersih hingga teksturnya lebih mudah diratakan ke wajah.

Sebaiknya buat gel secukupnya untuk sekali penggunaan. Masker rumahan tidak memiliki sistem pengawet seperti produk kosmetik yang diformulasikan secara khusus, sehingga kebersihan alat dan bahan perlu diperhatikan.

Cara Membuat Masker Lidah Buaya untuk Kulit Kering

Setelah gel siap, penggunaannya justru cukup sederhana. Tidak perlu membuat lapisan masker terlalu tebal karena lebih banyak produk tidak selalu memberikan hasil yang lebih baik.

Pertama, bersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut dan air suam-suam kuku. Hindari menggunakan air terlalu panas karena panas dapat memperburuk rasa kering pada kulit. Tepuk wajah perlahan dengan handuk bersih dan hindari menggosok permukaannya secara kasar.

Ambil sedikit gel lidah buaya yang sudah disiapkan, kemudian ratakan tipis pada wajah menggunakan ujung jari yang bersih. Hindari area mata, bibir, luka terbuka, serta bagian kulit yang sedang mengalami iritasi berat. Jangan menggosok gel seperti menggunakan scrub karena tujuan masker ini bukan mengangkat sel kulit mati secara mekanis.

Diamkan sebentar selama kulit masih terasa nyaman, kemudian bilas menggunakan air suam-suam kuku sebelum gel dibiarkan menempel terlalu lama atau kulit mulai terasa tertarik. Jika selama penggunaan muncul rasa panas, perih, gatal, atau kemerahan yang semakin jelas, segera bilas dan hentikan pemakaian.

Jangan Lupa Menggunakan Pelembap Setelah Maskeran

Kesalahan yang cukup mudah terjadi adalah menganggap gel lidah buaya sudah cukup menggantikan moisturizer. Padahal, kulit kering membutuhkan produk yang dapat membantu mempertahankan air pada permukaan kulit sekaligus mengurangi kehilangan kelembapan.

Setelah masker dibilas, tepuk wajah perlahan dan biarkan sedikit lembap. Selanjutnya, aplikasikan pelembap yang memang cocok untuk kulit kering. AAD menjelaskan bahwa menggunakan pelembap ketika kulit masih lembap membantu memerangkap air di kulit. Krim dan salep biasanya juga memberikan kelembapan lebih tinggi dibandingkan losion pada kulit yang sangat kering.

Pada siang hari, rutinitas sebaiknya dilanjutkan dengan perlindungan terhadap sinar matahari. Masker rumahan bukan pengganti sunscreen maupun perawatan dasar lain seperti pembersih dan pelembap. Justru rutinitas sederhana yang konsisten sering kali lebih penting dibandingkan menambah banyak bahan sekaligus.

Baca Juga: Cara Membuat Masker Lidah Buaya untuk Bekas Jerawat dan Noda Hitam

Lakukan Tes Terlebih Dahulu Sebelum Memakai Lidah Buaya di Wajah

Walaupun sebelumnya pernah menggunakan produk yang mengandung aloe vera, gel segar dari tanaman dapat memberikan pengalaman yang berbeda karena komposisi dan proses pengolahannya tidak sama dengan produk kosmetik jadi. Karena itu, pemilik kulit sensitif sebaiknya tidak langsung mengoleskan masker ke seluruh wajah.

AAD merekomendasikan pengujian produk perawatan kulit baru pada bagian kecil kulit terlebih dahulu. Untuk pengujian rumahan yang lebih menyeluruh, produk dapat dicoba pada area kecil seperti bagian dalam lengan sesuai cara penggunaan normal selama beberapa hari untuk melihat apakah muncul kemerahan, rasa gatal, atau pembengkakan.

Apabila kulit langsung terasa menyengat atau terbakar setelah gel lidah buaya diaplikasikan, jangan memaksakan pemakaian dengan anggapan sensasi tersebut berarti bahan sedang “bekerja”. Rasa terbakar dapat menjadi tanda iritasi dan gel sebaiknya segera dibersihkan.

Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Menggunakan Masker Lidah Buaya

Masker lidah buaya terlihat sederhana, tetapi beberapa kebiasaan justru dapat membuat kulit kering semakin tidak nyaman. Perhatikan hal-hal berikut sebelum menjadikannya bagian dari rutinitas.

1. Menggunakan Seluruh Bagian Daun Begitu Saja

Bagian kulit, latex kekuningan, dan gel bening lidah buaya bukanlah bagian yang sama. Untuk perawatan wajah rumahan, gunakan gel bening bagian dalam yang sudah dipisahkan dan dibersihkan dengan baik.

2. Mencampurkan Terlalu Banyak Bahan Aktif

Mencampurkan lidah buaya dengan lemon, scrub kasar, baking soda, atau bahan eksfoliasi lainnya bukan langkah yang diperlukan untuk kulit kering. Semakin banyak bahan yang digunakan, semakin besar kemungkinan kulit mengalami iritasi dan semakin sulit mencari tahu bahan mana yang menjadi penyebabnya.

3. Menggosok Masker ketika Membilas

Kulit kering dapat menjadi kasar dan mengelupas, tetapi menggosoknya kuat-kuat bukan cara terbaik mengatasinya. AAD mengingatkan bahwa eksfoliasi yang terlalu agresif dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi, sementara pelembap tetap diperlukan setelah proses eksfoliasi.

4. Menganggap Bahan Alami Pasti Aman

Reaksi terhadap aloe vera memang tidak selalu terjadi, tetapi tetap mungkin muncul. NCCIH mencatat adanya laporan rasa terbakar, gatal, ruam, serta eksim setelah penggunaan aloe secara topikal.

5. Tidak Memakai Pelembap Setelahnya

Maskeran hanya salah satu langkah tambahan. Untuk kulit kering, pelembap tetap mempunyai peran lebih penting dalam membantu mempertahankan air di kulit.

Seberapa Sering Masker Lidah Buaya Bisa Digunakan?

Tidak ada kebutuhan untuk memakai masker lidah buaya setiap hari agar kulit terasa lebih lembap. Frekuensi sebaiknya mengikuti respons kulit dan produk yang digunakan. AAD mengingatkan bahwa masker wajah yang digunakan terlalu lama atau terlalu sering dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi.

Mulailah dengan penggunaan sesekali dan lihat kondisi kulit setelahnya. Jika kulit tetap terasa nyaman, tidak merah, tidak gatal, dan tidak menjadi semakin kering, masker dapat dipertahankan sebagai perawatan tambahan. Sebaliknya, hentikan apabila muncul reaksi yang tidak biasa.

Untuk kulit yang terus-menerus kering, jauh lebih berguna mengevaluasi pembersih wajah, pelembap, frekuensi mencuci muka, penggunaan air panas, serta produk aktif yang sedang digunakan daripada terus meningkatkan frekuensi maskeran.

Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan Masker Lidah Buaya?

Masker rumahan sebaiknya ditunda jika kulit sedang terluka, terbakar matahari berat, mengalami ruam yang tidak diketahui penyebabnya, atau sedang sangat meradang. Kondisi kulit seperti itu membutuhkan pendekatan yang lebih hati-hati daripada sekadar menambah produk baru.

Jika wajah sangat kering sampai pecah, berdarah, terasa sakit, terus-menerus gatal, atau terasa terbakar, kondisi tersebut dapat melampaui kulit kering ringan. AAD menyebut kulit yang sangat kering dapat mengalami retakan, rasa sakit, gatal, hingga meningkatkan risiko infeksi ketika lapisan luarnya rusak.

Apabila kekeringan tidak membaik meski sudah menggunakan rutinitas yang lembut dan pelembap secara teratur, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu mencari kemungkinan penyebab lain serta menentukan perawatan yang lebih tepat.

Pertanyaan dan Jawaban

Apakah lidah buaya bisa langsung dioleskan ke wajah?

Gel bening bagian dalam dapat digunakan secara topikal, tetapi sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dan diuji pada area kecil karena sebagian orang dapat mengalami iritasi atau alergi.

Apakah masker lidah buaya bisa menggantikan pelembap?

Tidak. Masker lidah buaya lebih tepat dijadikan perawatan tambahan, sedangkan pelembap tetap dibutuhkan untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit.

Apakah lidah buaya aman untuk kulit sensitif?

Belum tentu. Kulit sensitif dapat bereaksi terhadap bahan alami maupun produk kosmetik, sehingga tes pada area kecil sebaiknya dilakukan sebelum menggunakannya pada seluruh wajah.

Apakah boleh mencampurkan lidah buaya dengan lemon untuk kulit kering?

Sebaiknya tidak diperlukan. Kulit kering lebih mudah mengalami iritasi sehingga formula yang sederhana dan lembut lebih mudah dikontrol dibandingkan campuran berbagai bahan.

Mengapa wajah terasa perih setelah memakai lidah buaya?

Rasa perih atau terbakar dapat menandakan kulit mengalami iritasi atau tidak cocok dengan bahan yang digunakan. Segera bilas dan hentikan pemakaian jika keluhan muncul atau semakin kuat.