Skip to content

Cara Menghilangkan Bau Durian di Kulkas, Trik Sederhana agar Aromanya Tidak Menempel Lama

Durian yang disimpan di kulkas memang terasa lebih nikmat saat dingin, tetapi ada satu masalah yang sering muncul setelahnya: aromanya tertinggal bahkan ketika buah sudah habis. Bau khas durian dapat menyebar ke ruang kulkas yang tertutup, menempel pada wadah, rak, laci, hingga kemasan makanan lain sehingga setiap kali pintu dibuka aromanya masih terasa cukup kuat.

Cara menghilangkan bau durian di kulkas sebaiknya tidak hanya mengandalkan pewangi atau bahan beraroma segar. Langkah pertama justru perlu diarahkan pada sumber bau, termasuk wadah bekas durian dan bagian kulkas yang mungkin terkena cairan atau aroma buah. Setelah sumbernya benar-benar dibersihkan, barulah bahan penyerap bau dapat digunakan untuk membantu mengurangi aroma yang masih tertinggal.

Kenapa Bau Durian Bisa Bertahan di Dalam Kulkas?

Kulkas merupakan ruang tertutup dengan pertukaran udara yang terbatas. Ketika durian ditempatkan di dalamnya dalam kondisi terbuka atau menggunakan kemasan yang kurang rapat, aroma buah dapat menyebar ke seluruh kompartemen. Wadah makanan lain, kantong plastik, bagian dalam pintu, hingga permukaan rak kemudian dapat ikut membawa aroma meskipun duriannya sudah dikeluarkan.

Masalah biasanya menjadi lebih terasa jika daging durian bersentuhan langsung dengan wadah, rak, atau permukaan lain. Sisa buah yang sangat kecil, cairan, maupun noda yang tidak terlihat jelas dapat mempertahankan aroma jauh lebih lama. Karena itulah mengeluarkan durian dari kulkas belum tentu membuat baunya langsung lenyap.

Wadah bekas penyimpanan juga patut diperiksa. Beberapa wadah plastik dapat mempertahankan aroma makanan cukup lama, terlebih jika digunakan untuk menyimpan durian tanpa pembungkus tambahan. Saat wadah yang masih berbau dimasukkan kembali ke kulkas, aroma dapat muncul lagi dan membuat proses pembersihan terasa seperti tidak berhasil.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Ikan di Dalam Kulkas, Sumber Amisnya Bisa Tersembunyi di Bagian Ini

1. Keluarkan Durian dan Semua Kemasan yang Menyimpan Aroma

Langkah pertama dalam cara menghilangkan bau durian di kulkas adalah menghilangkan sumber aromanya. Jangan hanya memindahkan daging durian lalu meninggalkan wadah, plastik pembungkus, kulit, atau kotak yang sebelumnya digunakan. Periksa semuanya satu per satu dan keluarkan benda yang masih mengeluarkan aroma kuat.

Jika durian masih ingin disimpan, pindahkan ke wadah bersih yang dapat ditutup sangat rapat. Menggunakan wadah tertutup akan lebih efektif dibanding hanya membungkus durian dengan plastik tipis, terlebih apabila buah akan berada di kulkas cukup lama. Pastikan pula bagian luar wadah bersih sehingga tidak ada sisa daging atau cairan durian yang menempel.

Kemasan makanan lain di sekitar durian juga perlu diperiksa. Karton, kertas, plastik tipis, atau wadah yang terkena sisa durian dapat ikut menyimpan aroma. Mengganti kemasan luar yang sudah berbau terkadang lebih praktis daripada terus memasukkannya kembali ke kulkas setelah bagian dalam selesai dibersihkan.

2. Kosongkan Area Tempat Durian Disimpan

Setelah sumber utama dikeluarkan, pindahkan makanan dari rak atau laci tempat durian sebelumnya disimpan. Langkah ini memudahkan pemeriksaan karena noda kecil sering tersembunyi di bawah wadah, botol, kotak makanan, maupun di bagian belakang rak yang jarang terlihat.

Tidak selalu perlu mengosongkan seluruh kulkas apabila bau hanya terkonsentrasi pada satu area. Namun, jika aroma durian sudah terasa sangat kuat di setiap bagian, pembersihan yang lebih menyeluruh akan lebih efektif. Makanan yang mudah rusak perlu tetap dijaga pada suhu yang sesuai selama proses pembersihan berlangsung.

Periksa juga bagian bawah rak, sambungan laci, sisi dinding, dan sudut kulkas. Jangan berasumsi sumber baunya selalu berada tepat di tempat durian diletakkan. Cairan atau potongan buah yang sangat kecil dapat berpindah ketika wadah diambil, kemudian tertinggal di bagian lain tanpa disadari.

3. Bersihkan Rak dan Dinding Kulkas dengan Air Hangat dan Sabun Lembut

Membersihkan sumber bau secara fisik jauh lebih penting daripada langsung menaruh bahan penyerap aroma. Gunakan kain lembut atau spons yang sudah dibasahi air hangat dengan sedikit sabun pencuci piring, lalu usapkan pada rak, dinding, dan area tempat durian sebelumnya disimpan.

Jika rak atau laci dapat dilepas sesuai desain kulkas, bagian tersebut bisa dibersihkan secara terpisah sehingga sudut dan sisi bawahnya lebih mudah dijangkau. Hindari langsung menyiram rak kaca yang masih sangat dingin menggunakan air bersuhu jauh lebih tinggi. Biarkan suhunya menyesuaikan terlebih dahulu untuk mengurangi risiko perubahan suhu mendadak pada material.

Setelah permukaan bersih, gunakan kain lembap lain untuk mengangkat sisa sabun. Keringkan setiap bagian sebelum makanan dimasukkan kembali. Permukaan yang dibiarkan terlalu basah tidak membantu menghilangkan bau dan justru dapat membuat kondisi di dalam kulkas terasa lebih lembap.

4. Gunakan Baking Soda setelah Sumber Bau Dibersihkan

Baking soda dapat digunakan sebagai salah satu bahan sederhana untuk membantu menangani aroma yang masih tertinggal setelah pembersihan utama. Untuk membersihkan permukaan, campurkan sedikit baking soda dengan air hingga membentuk larutan atau pasta ringan, kemudian gunakan pada bagian yang masih terasa berbau.

Tidak perlu menggosok permukaan secara agresif. Setelah selesai, lap kembali menggunakan kain bersih yang sedikit lembap agar tidak ada sisa baking soda yang mengering pada rak atau dinding. Periksa petunjuk perawatan kulkas apabila ingin menggunakannya pada material yang tidak familiar.

Baking soda kering juga dapat diletakkan dalam wadah terbuka sebagai penyerap aroma. Tempatkan wadah pada sudut rak yang stabil dan tidak mudah tersenggol. Cara ini lebih cocok digunakan setelah kulkas bersih karena baking soda tidak dapat menggantikan fungsi pembersihan jika masih ada sisa durian atau noda penyebab bau di dalam kulkas.

5. Cuka Bisa Digunakan sebagai Pembersih Tambahan

Apabila aroma durian masih kuat setelah permukaan dibersihkan menggunakan air sabun, larutan cuka yang diencerkan dapat digunakan pada permukaan tertentu sebagai tahap pembersihan tambahan. Basahi kain secukupnya, lalu usapkan pada area yang masih menyimpan aroma tanpa menuangkan cairan langsung ke dalam kulkas.

Setelah itu, lap kembali permukaannya jika diperlukan dan biarkan sampai kering. Bau cuka sendiri dapat terasa cukup tajam ketika baru digunakan, sehingga jangan khawatir apabila aromanya sempat tercium sesaat. Gunakan secukupnya dan jangan mencoba menutupi bau durian dengan memasukkan terlalu banyak bahan beraroma lain.

Cuka sebaiknya digunakan secara terpisah dari produk pembersih lainnya. Jangan mencampurkan cuka dengan pemutih berbahan klorin maupun berbagai cairan pembersih secara sembarangan karena mencampur bahan rumah tangga tertentu dapat menghasilkan reaksi yang berbahaya.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Apek di Lemari dengan Bahan Dapur, Jadi Solusi Mudah dan Praktis

6. Bersihkan Karet Pintu dan Celah Rak yang Sering Terlewat

Jika bau durian masih tercium padahal rak terlihat bersih, saatnya memeriksa bagian yang lebih tersembunyi. Karet pada pintu kulkas memiliki banyak lipatan sempit yang dapat menangkap sisa makanan, cairan, dan berbagai kotoran. Aroma yang tersimpan di area tersebut mudah terlewat ketika pembersihan hanya dilakukan pada permukaan utama.

Buka lipatan karet secara perlahan tanpa menariknya berlebihan, kemudian bersihkan menggunakan kain lembut. Sikat berbulu halus dapat digunakan untuk sudut yang sulit dijangkau selama tidak menggores atau merusak material. Setelah selesai, pastikan lipatan tersebut kembali dalam kondisi kering.

Periksa pula rel laci, bagian bawah rak, sudut belakang, serta sambungan antara beberapa komponen kulkas. Jika durian pernah disimpan dalam wadah yang bocor atau terdapat cairan yang tumpah, sumber aroma bisa berada di area tersebut dan tidak langsung terlihat dari depan.

7. Gunakan Arang Aktif untuk Membantu Menyerap Aroma Tersisa

Selain baking soda, arang aktif dapat dimanfaatkan sebagai penyerap aroma setelah proses pembersihan selesai. Letakkan arang aktif pada wadah terbuka yang stabil sehingga tidak bersentuhan langsung dengan makanan atau mudah tercecer ketika isi kulkas dipindahkan.

Penggunaan bahan penyerap bau perlu dibedakan dengan pewangi. Penyerap aroma membantu menangani bau yang tersisa di udara, sedangkan pengharum pada dasarnya hanya menambahkan aroma lain. Jika sumber durian belum dibersihkan, menggunakan pewangi beraroma kuat justru dapat menghasilkan campuran bau yang terasa semakin mengganggu.

Biarkan penyerap bau bekerja sambil tetap mengecek kondisi kulkas. Tidak ada durasi yang berlaku sama untuk setiap keadaan karena kuat atau tidaknya aroma bergantung pada jumlah durian, lama penyimpanan, kebersihan kulkas, dan ada tidaknya noda yang tertinggal.

8. Angin-Anginkan Kulkas jika Kondisinya Memungkinkan

Jika kulkas sudah dikosongkan untuk pembersihan menyeluruh, sirkulasi udara dapat membantu mengeluarkan aroma yang masih terperangkap. Setelah kulkas dimatikan sesuai petunjuk penggunaan dan seluruh makanan sudah dipindahkan ke tempat penyimpanan yang aman, pintu dapat dibiarkan terbuka sementara.

Pastikan seluruh permukaan sudah bersih dan kering sebelum tahap ini dilakukan. Membuka pintu tidak akan banyak membantu jika masih ada potongan durian, wadah berbau, atau noda tersembunyi yang tertinggal. Sumber bau tetap harus diselesaikan lebih dahulu.

Setelah proses selesai, nyalakan kembali kulkas dan tunggu hingga kondisi penyimpanannya kembali sesuai sebelum memasukkan makanan yang memerlukan suhu dingin. Saat makanan dikembalikan, periksa kemasannya satu per satu agar wadah lama yang masih menyimpan aroma durian tidak ikut masuk kembali.

9. Periksa Bagian Pembuangan jika Bau Terus Bertahan

Pada beberapa jenis kulkas terdapat saluran kondensasi atau wadah penampung air pada bagian tertentu. Jika pernah terjadi tumpahan dan bau masih muncul setelah bagian dalam kulkas dibersihkan menyeluruh, area tersebut dapat menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa.

Lokasi dan desain saluran berbeda-beda pada setiap model. Karena itu, gunakan buku petunjuk kulkas untuk mengetahui bagian mana yang memang boleh diperiksa atau dilepas oleh pengguna. Hindari membongkar bagian belakang, instalasi kelistrikan, atau komponen yang tidak dirancang untuk dibersihkan sendiri.

Jika bau tidak kunjung hilang dan sumbernya tidak dapat ditemukan, pemeriksaan oleh teknisi dapat dipertimbangkan. Hal ini terutama berlaku apabila aroma yang tercium bukan lagi seperti durian, melainkan bau gosong, kabel terbakar, atau bau tidak biasa yang muncul bersamaan dengan gangguan fungsi kulkas.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau pada Tumbler, Ada Bagian yang Sering Luput Dibersihkan

Cara Menyimpan Durian agar Kulkas Tidak Kembali Bau

Mencegah aroma menyebar jauh lebih mudah daripada membersihkan kulkas berulang kali. Jika daging durian akan disimpan di kulkas, gunakan wadah food grade yang memiliki penutup rapat. Sebelum ditutup, durian dapat ditempatkan dalam kemasan yang sesuai sehingga tersedia lapisan tambahan untuk menahan aroma.

Pastikan bagian luar wadah tidak terkena daging atau cairan durian. Wadah yang tertutup rapat tetapi permukaannya kotor tetap dapat menyebarkan aroma ke rak. Setelah mengambil sebagian durian, segera tutup kembali dan jangan membiarkannya terbuka terlalu lama di dalam kulkas.

Jika durian perlu disimpan lebih lama, pilih metode penyimpanan yang sesuai dengan kondisi dan rencana penggunaannya. Apa pun pilihannya, kemasan rapat tetap menjadi hal utama. Menaruh potongan durian terbuka di atas piring atau hanya menggunakan kantong plastik tipis membuat aromanya jauh lebih mudah menyebar.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari

Menghadapi kulkas yang berbau menyengat terkadang membuat berbagai bahan pembersih digunakan sekaligus. Padahal, pendekatan yang lebih aman adalah membersihkan sumber aroma secara bertahap menggunakan metode sederhana dan mengikuti petunjuk perawatan perangkat.

Beberapa hal yang sebaiknya dihindari antara lain:

  • Langsung memakai pengharum tanpa membersihkan kulkas. Aroma baru hanya akan bercampur dengan bau durian jika sumbernya masih ada.
  • Mencampurkan berbagai bahan pembersih. Jangan mencampurkan cuka dengan pemutih klorin atau cairan kimia lainnya secara sembarangan.
  • Menggosok permukaan dengan benda kasar. Spons abrasif atau benda tajam berisiko merusak plastik, lapisan permukaan, dan karet kulkas.
  • Mengabaikan wadah bekas durian. Wadah yang masih berbau bisa membuat aroma kembali muncul meski kulkas sudah dibersihkan.
  • Hanya membersihkan bagian yang terlihat. Sela karet pintu, rel laci, bagian bawah rak, dan sudut sempit juga perlu diperiksa.
  • Memasukkan makanan kembali ketika kulkas masih basah. Keringkan permukaan sebelum kulkas digunakan kembali.
  • Menyimpan durian tanpa penutup rapat. Cara ini membuat masalah yang sama mudah terulang.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apakah baking soda bisa menghilangkan bau durian di kulkas?

Baking soda dapat membantu menyerap aroma yang tersisa, tetapi sumber bau dan noda durian tetap perlu dibersihkan terlebih dahulu.

2. Berapa lama bau durian di kulkas bisa hilang?

Tidak ada durasi yang pasti karena bergantung pada seberapa kuat aromanya dan apakah ada sisa durian yang tertinggal. Setelah sumber bau dibersihkan dengan baik, aromanya biasanya akan berangsur berkurang.

3. Apakah kopi bisa digunakan untuk menghilangkan bau durian di kulkas?

Kopi memiliki aroma kuat yang dapat memengaruhi bau di dalam kulkas, tetapi untuk mengatasi sumber masalah lebih baik prioritaskan pembersihan dan bahan penyerap aroma seperti baking soda atau arang aktif.

4. Kenapa kulkas masih bau durian meskipun buahnya sudah dikeluarkan?

Bau bisa berasal dari wadah, noda pada rak, kemasan makanan lain, karet pintu, rel laci, atau celah yang sebelumnya terkena durian.

5. Bagaimana agar durian tidak membuat kulkas bau?

Simpan daging durian dalam wadah yang tertutup rapat, jaga bagian luar wadah tetap bersih, dan hindari menyimpannya secara terbuka atau hanya menggunakan pembungkus tipis.